0354-399925 “Senin - Jumat, Jam 7.00 - 21.00”      082-133-060606.

Mengapa harus Kampung Inggris ?

Last Updated on May 28, 2018.    0 Comment
mengapa harus kampung inggris

Kampung inggris, kalau mendengar kata ini mungkin yang terbersit dikepala kita pertama kali adalah kampung dimana ada banyak bule-bule yang tinggal dan menetap di kampung ini, atau mungkin tempat dimana semua orang yang tinggal ditempat ini mampu berbahasa inggris.

Presepsi seperti ini tidak jarang muncul dikalangan orang-orang yang baru pertama kali mendengar kampung inggris atau yang baru pertama kali tau kalau ternyata di Indonesia ini ada nama tempat yang bernama kampung inggris. Jujur pertama kali, saya juga punya prespektif yang sama, pertama kali menginjakkan kaki di desa ini, saya mulai deg-degan bagaimana kalau saya tidak bisa berkomunikasi dengan baik kalau saya mau beli sesuatu.

Kekhawatiran itu membuat saya sedikit nervous ketika pertama kali beli handuk, eh ternyata si ibu penjual handuk malah nanya saya mau beli apa menggunakan Bahasa Indonesia dengan logat jawa. Sedikit lega meskipun ada sedikit perasaan kecewa. Gak bisa disalahin juga sih, karena terkadang penggambaran yang diberikan oleh media memang seperti itu. Yah, namanya juga media kan…. Peace….

So… kenapa harus Kampung Inggris? Dan apa yang bakalan kita dapatkan di Kampung Inggris? Buat teman-teman yang punya keinginan besar untuk bisa berbahasa inggris dengan baik, kampung inggris ini merupakan salah satu option yang tepat.

Opssss.. tapi sebelumnya saya mau berbagi sedikit sejarah kampung inggris.

Nah, ternyata kursusan kampung inggris ini pertama kali didirikan oleh Kalend Osen pria kelahiran 4 februari 1945. Dia merupakan salah seorang santri yang “terjebak” tapi menjadi pelopor sejarah berdirinya kampung inggris.

Pasalnya, Kalend Osen seorang santri asal Kutai Kartanegara yang tengah menimba ilmu di Pondok Modern Gontor Ponorogo, Jawa Timur ketika menginjak kelas lima SD, Ia terpaksa meninggalkan bangku sekolah karena tidak mampu membiayai pendidikannya, alih-alih melanjutkan biaya pendidikan bahkan untuk pulang ke kampung halaman saja dia tidak sanggup.

Akhirnya melalui informasi dari seorang sahabat, ia akhirnya menemukan seorang ustaz yang bernama K.H. Ahmad Yazid di Pare yang menguasai delapan bahasa asing salah satunya mahir bahasa Inggris. Kalend muda kemudian berniat untuk berguru, dengan harapan setidaknya dapat menguasai satu atau dua bahasa asing darinya.

Ia lalu mulai tinggal dan belajar di Pesantren Darul Falah, Desa Singgahan, milik Ustaz Yazid. Akhirnya ia berkesampatan untuk mengajar dua mahasiswa. Semenjak saat itu kehebatan Kalend Osen tersebar ke seluruh penjuru negeri. Mulai saat itulah terbentuk puluhan dan saat ini bahkan ada hingga ratusan lembaga kursusan di tempat ini. Cukup ya sejarah singkatnya…

Back to topic, kenapa harus Kampung Inggris? Meskipun kita akan sangat sulit menemui bule-bule yang ada di kepala kita ketika pertama kali mendengar kampung inggris tapi jangan merasa kecewa dulu, karena suasana ditempat ini berbeda dengan suasana di desa-desa pada umumnya.

Kita akan menemui banyak orang yang berbahasa inggris disini, dan salah satu penunjang kita bisa berbahasa inggris dengan baik, kita gak bakalan ragu berlatih Bahasa inggris ditempat umum karena semua orang yang datang ketempat ini pada umumnya punya tujuan yang sama yaitu belajar Bahasa inggris.

Jadi kita gak bakalan nemui orang yang ngejek “sok Bahasa inggris lo”, “jangan sok inggris deh” yang menjatuhkan mental kamu untuk latihan Bahasa inggris, sejelek apapun Bahasa inggris kamu.

Selain itu kamu juga bisa memilih program apa yang ingin kamu asah. Dari ratusan lembaga kursus Bahasa inggris yang ada di sini, setiap kursusan memiliki program-program yang berbeda dan strategi-strategi yang berbeda dalam melatih setiap membersnya dalam berbahasa inggris. Kamu dapat memilih lembaga kursus yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Mau fokus ke speaking? Toefl? ILTS? Dan banyak program lagi.

Sistem pembelajaran di tempat ini juga akan sangat berbeda dengan system pembelajaran yang ada di sekolah-sekolah formal.

  • Learning by doing adalah cara yang paling efektif dalam belajar Bahasa inggris. Kamu akan bisa berbahasa inggris dengan baik ketika kamu belajar dan mempraktekkannya. Selain belajar teori, disini kamu akan “dipaksa” untuk selalu menggunakan Bahasa inggris di lingkungan belajar kamu. Makanya gak heran kalau kamu bakalan nemui para pelajar yang berbahasa inggris di tempat-tempat umum.
  • Pembelajarannya sangat efektif, disini kamu akan menemui para pelajar sudah bangun jam 5 pagi dan mulai menghafalkan kalimat-kalimat dalam Bahasa inggris. Dan kamu juga masih akan menemui mereka masih belajar bahkan sampai jam 9 malam. ( jangan parno dulu ya, ada istirahatnya kok). Jadi, kalau kamu memang niatnya mau belajar dengan baik, kamu gak akan punya waktu untuk bersantai-santai ria, kalau kamu ikuti aturan dari program kursusan kamu.
  • Sistem pembelajaran yang menyenangkan. So, belajar disini cenderung tidak kaku. Para pelajar akan belajar di teras-teras rumah, belajar dijalanan, belajar di kafe sambil menikmati suasana pare. Dan jangan kaget kalau ada orang yang mencegat kamu dijalanan dan minta wawancara dalam Bahasa inggris, ini salah satu metode untuk percaya diri dalam berbahasa inggris.

Jadi, kamu akan menikmati suasana yang berbeda ketika kamu belajar disini. Ada banyak hal yang juga akan kamu dapati ditempat ini terutama mengasah lidah kamu untuk bisa lancar melafalkan Bahasa inggris dengan baik.

Tapi, tempat ini juga bukan istana ajaib yang dengan segera membuatmu bisa berbahasa inggris tanpa harus berjuang. Sebaik apapun sistem pembelajaran dan guru yang mengajar kamu, kamu juga harus berjuang untuk bisa mencapai tujuan yang ingin kamu capai. Oh ia.. disini juga ada berbagai kursusan Bahasa selain Bahasa inggris lo…

 

Ditulis oleh Damai Purba, Pelajar di ACCESS-ES Kampung Inggris.

Leave a Comment